(Doc. Julita)
Foto Bersama Mahasiswa KKN KELOMPOK 04 Dengan Para Siswa MIS Wal-'Ashri di Desa Tebing Tanjung Selamat. Jumat, (31/7/2026).
Penulis : Fadhlunasyifa
Padang Tualang, Zawiyah News - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 04 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema "Stop Bullying: Kita Teman Bukan Lawan" serta membuat pohon ungkapan bersama siswa-siswi Kelas V dan VI yang diadakan dari pukul 08.30 hingga 10.00 WIB di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Wal-'Ashri. Jumat, (31/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya serta dampak buruk dari aksi perundungan. Selain itu, lewat pohon ungkapan ini, anak-anak juga diajak untuk berani menolak segala bentuk kekerasan dan saling menyayangi antar-sesama teman.
Di kegiatan ini, siswa-siswi diberikan penjelasan tentang jenis-jenis perundungan (bullying); mulai dari ejekan kata-kata, kekerasan fisik, sampai perundungan di media sosial. Mahasiswa Kelompok 04 juga menjelaskan di mana saja tempat yang rawan terjadi bullying dan dampak perundungan bagi korban. Setelah itu, anak-anak dibagikan kertas memo kecil (sticky notes) untuk menuliskan cerita pengalaman bullying diri sendiri, lalu ditempelkan di pohon ungkapan.
Saat sesi cerita tentang pengalaman perundungan dimulai, suasana kelas berubah menjadi penuh tangisan. Kakak-kakak mahasiswa KKN mendampingi anak-anak Kelas V dan VI dengan penuh kasih sayang, serta terbuka mendengarkan cerita mereka agar anak-anak merasa aman dan nyaman untuk bercerita jujur. Lewat pendekatan yang dekat seperti ini, anak-anak tidak cuma paham bahaya bullying, tetapi juga merasa lega karena bisa mengungkapkan isi hati tanpa rasa takut.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat kerja sama seluruh anggota KKN Kelompok 04 Desa Tebing Tanjung Selamat. Seluruh proses kegiatan ditangani bersama-sama, mulai dari menyiapkan media pohon ungkapan, menyampaikan materi, hingga merangkul anak-anak yang bercerita tentang pengalaman sedih mereka.
Salah satu anggota KKN Kelompok 04, Marya Ulfa, menyampaikan pesan dengan penuh harap, "Semoga setelah kegiatan ini selesai, anak-anak yang pernah menjadi pelaku perundungan jadi sadar dengan perbuatan mereka dan tidak mengulangi perbuatannya lagi ke depannya".
Kelompok 04 juga berharap siswa-siswi Kelas V dan VI MIS Wal-'Ashri berani menolak perundungan dan bisa selalu hidup rukun bersama teman sekolah.
Editor : Sayyida Nafisa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar