Breaking News
recent

Mahasiswa IAIN Langsa Gelar Aksi 612 Tolak Keputusan Dirjen Pendis

Aliansi Mahasiswa IAIN Langsa, Suarakan hak akan kebebasan konstitusi melalui aksi 612 di depan rektorat kampusnya. rabu (6/12/17). foto : Irwansyah
Zawiyah News | Langsa- Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa yang melibatkan puluhan mahasiswa gelar unjuk rasa, di halamaan gedung rektorat, rabu (6/12/17).

Unjuk rasa KBM IAIN Langsa, menolak keputusan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4961 tahun 2016, tentang pedoman umum organisasi mahasiswa pada perguruan tinggi ke agamaan islam (PT-KIN).

Mahasiswa menuntut hak dalam mengatur pedoman organisasi akan keputusan terbesar pada Sidang Umum KBM IAIN Langsa, Zulfikar Ketua Senat Mahasiswa menilai keputusan dirjen pendidikan Islam merupakan pembodohan mahasiswa, “Kembalikan hak konstitusi mahasiswa IAIN Langsa” teriaknya di tegah kerumunan masa.

Adapun Petisi yang di suarakan oleh pada demonstran yaitu,

1. Kembalikan organsasi kemahasiswaan di perguruan tinggi berdasarkan prinsip dari, oleh dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasiswa.

2. Berikan kebebasan dan mekanisme tangung jawab organiasasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi terhadap perguruan tinggi di tetapkan melalui kesepakatan antara mahasiswa dengan pimpinan perguruan tinggi.

3. Kembalikan AD-ART KBM IAI Langsasebagai pedoman konstitusi kamidalam menetapkan seluruh kebijakan arah gerak organisasi mahasiswa di lingkup kampus IAIN Langsa.

4. Jangan persempit arah berfikir mahasiswa yang harus tunduk pada kepentingan politik penguasa melalui SK Dirjen Kemenangtahun 2016.

5. Tolak dirjen kemenag secara konstitusi jika berbenturan kepada kebebasan mahasiswa dan kepentingan secara global.

Petisi ini seronta di suarakan oleh koordinator aksi yang hadir dari perwakilan ketua Senat dan Dewan eksekutif se berorasi menyampakan petisi tersebut.

Orasi dalam aksi 612 itu di sampikan oleh Aldin Saadi presiden mahasiswa, Zulfikar ketua Dewan perwakilan Mahasiswa, Muhammad Ody ketua dewan FUAD, Muhammad Fajri ketua dewan FEBI, Ahmad Fikri ketua Senat FTIK, Abdi Maulana ketua KSR-PMI IAIN Langsa.

Nyanyian lagu Buruh tani, Darah juang, pun di sorakkan oleh para peserta aksi sembari berorasi menyampaikan petisi yang di ajukan.

Berdasarkan pantoan zawiyah news, aksi 612 di IAIN Langsa berlangsung aman, meski sempat adanya aksi saling dorong antar petugas Satpam yang berupaya memadamkan api Ban yang di bakar demonstran di depan gedung Rektorat.

Dr.Zainudin,MA Wakil III rektor IAIN Langsa mengapresiasi atas aksi yang di selenggarakan, menurutnya ini bukan demo terhadap pimpinan pergurun tinggi, akan tetapi ini demo kepada Dirjen Kemenag RI.

 Warek III yang kerap di sama Zainudin mengajak para perwakilan ketua koordinator untuk bermusyawarah atas keputusan Dirjen tersebut guna meyelesaikan persoalan yang di surakan oleh para anak didiknya.

Akhirnya ia mengajak para mahasiswa untuk bermusyawarah guna membedah kembali keputusan dirjrn tersebut, sehingga dapat melahirkan rekomendasi untuk kemudian di teruskan ke Kemeng RI.

Alhasil, petisi pun di terima oleh zainudin setelah bermusyawarah dengan para koordinator aksi yang hadir, “saya apresiasi aksi ini, karena saya tidak merasa kalian demo, namun hari ini kita mengupayakan, konstitusi yang di atur dalam SU-KBM tidak bertentangan dengan peraturan dari Dirjen kemenag RI.” Pungkasnya.(Sal/Ir/Jm)
Redaksi

Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.