Breaking News
recent

POLISI PUKULI PESERTA AKSI, HMI DEMO KE POLRES LANGSA

Pembacaan petisi oleh Hamid ilham di hadapan wakapolres kota langsa
Aksi solidaritas mahasiswa yang terhimpun di himpunan mahasiswa islam (HMI) turun ke jalan untuk yang kedua kalinya pada satu bulan terakhir, aksi tersebut ditujukan terhadap polisi republik indonesia (POLRI) dengan meminta polisi menjalankan fungsinya.

Aksi tersebut adalah bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap mahasiswa yang aksinya dihalangi polisi bengkulu dan kota medan dan tidak demokrasi menyuarakan aspirasinya,Rabu(26/9/2018)

Para demonstrasi berkumpul di mesjid darul fallah untuk memulai aksinya secara berjalan menuju polres kota langsa.

"Para demonstrasi adalah orang yang terpelajar dalam menyuarakan aspirasi masyarakat seharusnya mereka diayomi oleh pihak polisi bukan di diskriminalisasi". ringkas dedek sebagai koordinator aksi.

ia juga meminta kepada polisi kota langsa agar tidak menjadi oknum seperti polisi bengkulu dan kota medan.

dalam aksinya sempat di warnai sedikit kemacetan di ruas jalan Ahmad Yani hingga polres namun tidak terjadi kemacetan yang serius di jalan tersebut.

Hamid sebagai Ketua  Umum HMI membacakan petisi dihadapan wakapolres kota langsa dan sejumlah jajarannya, yang isinya.
1. Mengutuk tindakan aparat kepolisian yang membantasi ruang-ruang Aspira langsung oleh mahasiswa.
2. Menangkap segera oknum yang dengan sengaja membuat terjadinya bentrokan antara mahasiswa dengan kepolisian.
3. Meminta Kapolri agar mengusut tuntas tindakan represif yang di lakukan oleh anggota kepolisian terhadap mahasiswa.
4. Meminta Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Kapolda Bengkulu dan sumut.
5. meminta Kapolri menginstruksikan Kapolres kota Medan untuk meminta maaf kepada mahasiswa dengan bicara di media massa cetak dan online.

Wakapolres Kompol Budy Darma SH meminta maaf terhadap para demonstrasi karena Kapolres kota langsa tidak dapat berhadir.
"saya dan kapolres meminta maaf kepada adik-adik demonstran karena kapolres tidak dapat hadir" singkatnya

ia juga menambahkan bahwa pihak polres kota langsa akan menyampaikan isi petisi tersebut kepada kapolri dan akan meminta maaf kepada mahasiswa atas kejadian di bengkulu dan kota medan oleh oknum polisi dan akan meminta maaf juga melalui media cetak dan online, pungkasnya
(IM)
Muhammad Irfan

Muhammad Irfan

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.