Breaking News
recent

Lagi Dan Lagi Banjir Melanda Beberapa Titik di Kota Langsa

 

Lokasi : Tanjung Putus (Foto. Balqis)

Zawiyah News | Langsa - Banjir kembali menerjang beberapa titik di Kota Langsa mengakibatkan sejumlah pemukiman warga terendam seperti di Sukarakyat, Seulalah bagian bawah dan lorong satu, Tanjung Putus, Kebon lama. Kamis (05/11/2020)

Seulalah Lorong satu dan Tanjung Putus memiliki kedalaman 1m,30cm pukul 11.15 WIB hari ini. Banjir mulai masuk kerumah warga pada jam 02.00 WIB dini hari dengan kedalaman sebetis orang dewasa.

Ari mengatakan "saya tiba dirumah pada pukul 02.00 WIB dini hari air sudah masuk kerumah dengan kedalaman betis orang dewasa, biasanya banjir ini datang 4 tahun sekali dan juga tahun kemarin 1 tahun 3x banjir melanda". Katanya

Beberapa titik lokasi banjir yang lain memiliki kedalaman 1M pada siang ini, di sukarakyat, Seulalah Bawah, Kebon Lama. 

Lokasi : Seulalah Bawah (Foto. Balqis)

Rizha Pati selaku Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menjelaskan "ada 3 tahap dalam penanggulangan yang pertama, Pra bencana (sebelum bencana) Pengurangan resiko bencana Seperti membangun tanggul. Kedua, Sosialisasi kepada warga dengan memberi tahu bahwasannya tempat tinggal warga rentan akan bencana. Ketiga, Pasca bencana rahabilitasi rekonstruksi disini kami mengecek lokasi yang wajib untuk diperbaiki setelah bencana selesai dan disini juga membantu psikologi para warga yang mungkin trauma terhadap bencana yang mengampirinya". Ungkapnya

Dan sudah beberapa kali kami menjelaskan kepada warga bahwasanya pemerintah kota langsa telah memberi tempat pemukiman untuk pindah tempat tinggal warga yang rentan akan bencana tetapi para warga menolak dengan kebijakan tersebut,  Lanjutnya.

Lokasi : Kebun Lama (Foto.Balqis)

Pada siang ini posko atau dapur umum telah didirikan di kawasan Tanjung Putus karena melihat kondisi kawasan tersebut yang lumayan parah dan sampai saat ini pihak BPBD masih koordinasi bersama Geuchik desa terkait pendirian Posko perlu atau tidak. (Balqis)


Admin

Admin

No comments:

Post a comment

Powered by Blogger.