Breaking News
recent

Remaja Yang Sehat Dengan Karakter Berkualitas Melalui Program Posyandu

Zawiyah News | Remaja menurut Undang-Undang perlindungan Anak merupakan seseorang yang usianya   10-18 tahun , menurut BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) rentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah, sedangkan remaja menurut WHO (World Health Organization) merupakan penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun. Di Dunia di perkirakan penduduk remaja bekisar 1,2 miliyar, data ini bersumber dari WHO. Sedangkan di Indonesia penduduk remaja bedasarkan BPS (Badan Pusat Statistik) pada rentang usia 16-18 sebanyak 20,87% jiwa. 

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa meliputi perubahan biologis, perubahan psikologis, dan perubahan sosial (Sofia & Adiyanti, 2013). Seringkali pada masa peralihan ini justru remaja mengalami masalah. Melihat laporan data dari PERDOKSIN (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Dan Kelamin Indonesia) jumlah PMS (Penyakit Menular Seksual) yang terjadi pada remaja di Indonesia terus megalami peningkatan dari tahun 2017 hingga sekarang ini. Penyakit tersebut pemicunya adalah kenakalan remaja seperti seks bebas , pernikahan dini, narkoba, dll. Dan salah satu program dalam upaya mengantisipasi kenakalan remaja ini adalah dengan pembentukan program posyandu remaja.  Posyandu remaja ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015 tentang Rencana Stratsegis Kementrian Kesehatan tahun 2015-2019.

Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk program serta upaya kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk masyarakat remaja, yang mana progam ini guna memberikan dan memudahkan remaja dalam memperoleh pelayanan kesehatan secara baik dan terampil dalam hidup sehat. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 25 Tahun 2014 menyatakan “Melibatkan partisipasi remaja dibidang kesehatan pelayanan kesehatan yang komperhensif bagi remaja”. Oleh karena itu, pentingnya kegiatan posyandu remaja ini sebagai bentuk upaya memberikan edukasi kesehatan kepada masayarakat remaja. Merujuk kepada  UU No. 40 Tahun 2009 menyatakan “Terwujudnya pemuda yang sehat sebagai salah satu tujuan pembangunan kepemudaan. Pelayanan kepemudaan  diarahkan untuk meningkat partisipasi dan peran aktif pemuda”. Kegiatan posyandu remaja ini juga merupakan suatu program nasional yang nantinya program ini sebagai wadah bagi remaja untuk berkonsultasi dan menyelesaikan masalah terkait kesehatan remaja sebagai salah satu upaya menurunkan angka stunting.

Adapun terkait dengan tujuan posyandu remaja yang dilaksanakan di Desa Ingin Jaya, sebagai gagasan untuk meningatkan pendidikan keterampilan hidup sehat,  pencegahan remaja dalam penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya, meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi remaja, meningkatan pengetahuan terkait dengan  kesehatan jiwa, melakukan deteksi  dini dalam pencegahan penyakit menular maupun tidak, memperkenalkan serta menghimbau akan bahayanya seks bebas yang mana bisa menyebabkan penyakit HIV/AIDS. Kegiatan  posyandu ini juga tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat remaja saja, akan tetapi kegiatan ataupun program ini juga memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat maupun negara. Karena dengan adanya kegiatan ini tentunya akan membentuk remaja dengan perilaku hidup sehat, bersih serta memiliki keterampilan sosial yang baik di lingkungannya, sehingga remaja dapat tumbuh dan berkembang ssecara optimal yang nantinya menjadikan remaja dengan sumber daya manusia yang berkualitas.

Terkait dengan target usia posyandu remaja ini adalah remaja dengan usia 10-18 tahun, baik remaja perempuan maupun laki-laki dengan tidak memandang status pendidikan. Pelaksana atau penyelenggara kegiatan posyandu remaja ini terdiri dari petugas kesehatan yang biasanya bidan Desa Ingin Jaya atau petugas kesehatan yang berasal dari Puskesmas Sapta Jaya, Pemerintah Desa Ingin jaya yang mana di dalamnya termasuk perangkat desa, serta kader yang telah ditunjuk.

Posyandu yang dilaksanakan di Desa Ingin Jaya ini biasanya dilakukan setiap sebulan sekali. Kegiatannya berupa  memberikan pencerahan maupun himbauan  kesehatan kepada segenap masyarakat remaja yang hadir, selanjutnya pemeriksaan kesehatan berupa: menibang berat badan, pengecekan tinggi badan, pengecekan tensi darah, dll. Selanjutnya mengenai keluhan ataupun masalah yang sedang dialami terkait kesehatan remaja bisa langsung konsultasi kepada pihak yang bertugas. Harapnnya seluruh remaja  yang ada di desa ikut berpartisipasi dan ikut serta dalam menyukseskan program ini, agar menjadikan remaja yang sehat dan cerdas karena remaja merupakan aset bangsa dan generasi penerus cita-cita perjungan  bangsa yang akan menentukan masa depan negara kita. 




(Hafizah Yulistia)

Admin

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.