Breaking News
recent

Pembuatan Tape atau Sentong dari Daun Kuang Bersama Ibu-Ibu Desa Sekualan

(Doc. Istimewa)
Foto mahasiswa kkn 26 pada saat proses Pembuatan Tape atau Sentong dari Daun Kuang Bersama Ibu-Ibu Desa Sekualan. Minggu, (17/08/2025).



Penulis: Rahayu Safitri


Aceh Timur, Zawiyah News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa bersama ibu-ibu di Desa Sekualan melaksanakan kegiatan pelatihan membuat tape atau sentong yang berbahan dasar daun kuang. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.30 WIB di salah satu rumah warga. Pada Minggu, (17/08/2025).

Pembuatan tape dari daun kuang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Prosesnya melibatkan keterampilan menganyam daun kuang hingga menjadi wadah tradisional yang nantinya digunakan sebagai tempat menyimpan atau membungkus makanan.

Mahasiswa KKN berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan dibimbing langsung oleh ibu-ibu desa yang sudah ahli dalam menganyam daun kuang. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan diwarnai canda tawa. Selain menjadi sarana belajar, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.

Salah seorang warga menjelaskan kepada kami, Kelompok KKN 26, tentang proses pembuatan tape atau sentong. Ibu-ibu di desa ini sangat antusias dan senang mengajarkan cara pembuatannya kepada kami dan juga menjelaskan tentang sejarah awal mula pembuatan tape atau sentong ini. Tape atau Sentong ini sudah menjadi bagian dari budaya lokal dan usaha orang didesa ini, selain itu tape juga biasanya di gunakan pada acara pernikahan tempat kue, pulut , dan tempat beras ketika pergi undangan dan lain sebagainya.Tradisi ini sudah berkembang sejak tahun 1960-an dan masih berkembang sampai sekarang.

Ketua Kelompok KKN 26, rahayu safitri “Terima kasih banyak kepada ibu-ibu yang telah dengan sabar dan penuh semangat mengajarkan kami cara membuat tape/sentong. Ilmu yang diberikan ini sangat bermanfaat, bukan hanya untuk menambah pengetahuan kami, tetapi juga sebagai pengalaman berharga selama kegiatan KKN di desa ini. Semoga kebersamaan dan ilmu yang kami dapatkan bisa terus bermanfaat di masa depan.”ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mengenal dan melestarikan budaya lokal, khususnya dalam pemanfaatan daun kuang untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta meningkatkan keterampilan berbasis kearifan lokal.


Editor: Diah Kemala Dewi

 

Admin

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.