Breaking News
recent

MENGHINDARI PEMBOROSAN DAN GAYA HIDUP KONSUMTIF SAAT RAMADAN

(Doc. Sri Rahayu)


Penulis : Sri Rahayu 

‎‎Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Meskipun demikian, terkadang semangat berpuasa bisa membuat kita terjebak dalam pola konsumsi yang berlebihan atau bersifat komsumtif, khususnya saat berbuka atau sahur.

‎Bulan yang seharusnya melatih pengendalian diri, justru berubah menjadi bulan “balas dendam” belanja. Yang seharusnya melatih menahan lapar, malah menjadi ajang berburu takjil. Yang seharusnya menyederhanakan hidup, malah memperumit hidup dengan keinginan yang tak ada habisnya.

‎Al-Qur’an telah memberikan peringatan tegas:

‎“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31).

‎Padahal, Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk hidup lebih sederhana, sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW yang menekankan kesederhanaan dan pengendalian diri.

‎Berikut 5 kebiasaan boros yang wajib kamu hindari ketika ramadhan :

‎1. Berlebihan dalam Berbuka Puasa

‎‎Salah satu kebiasaan yang sering terjadi  Banyak orang tergoda membeli berbagai jenis takjil karena merasa lapar setelah berpuasa seharian. Akibatnya, makanan yang dibeli tidak habis dan berakhir terbuang.

‎2. Terlalu Sering Bukber di Luar

‎Kegiatan buka bersama (bukber) memang menjadi tradisi yang menyenangkan, baik dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja. Namun, jika dilakukan terlalu sering, pengeluaran akan meningkat secara signifikan.

‎3. Belanja Berlebihan untuk Hari Raya

‎Menjelang Lebaran, banyak orang membeli pakaian, aksesoris, dan kebutuhan rumah tangga secara berlebihan. Keinginan tampil baru sering kali mendorong perilaku konsumtif. 

‎‎4. Langganan Berbagai Paket Hiburan

‎Selama Ramadan, waktu istirahat di rumah biasanya lebih banyak. Hal ini membuat sebagian orang tergoda berlangganan berbagai layanan hiburan seperti streaming, game, atau aplikasi premium. Jika tidak dikontrol, pengeluaran kecil ini bisa menumpuk.

‎‎5. Kurang Mengatur Keuangan dengan Baik

‎‎Kebiasaan paling mendasar yang menyebabkan pemborosan adalah tidak memiliki perencanaan keuangan. Tanpa anggaran yang jelas, pengeluaran menjadi tidak terkendali.

‎Dengan hidup lebih sederhana, umat Islam dapat merasakan makna Ramadan yang sesungguhnya, yaitu kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Pengelolaan keuangan yang bijak juga membantu menjaga stabilitas finansial serta memberikan keberkahan dalam kehidupan.

‎Referensi :

 https://www.liputan6.com/amp/5932455/hindari-pemborosan-di-bulan-ramadhan-simak-tips-hemat-dan-bijak-saat-berpuasa#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=17736651813848&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com

https://cariustadz.id/artikel/detail/menghindari-perilaku-konsumtif-di-bulan-ramadan

https://www.banksinarmas.com/id/artikel/kebiasaan-boros-saat-ramadan

Editor : Redaksi 


Admin

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.