Breaking News
recent

P3OM IAIN LANGSA GELAR DEBAT KANDIDAT CALON KETUA DAN WAKIL KETUA DEMA 2026 ‎ ‎


(Doc. Sayyida Nafisa) 
Pembukaan Debat yang Dibacakan Oleh Moderator dalam Kegiatan Debat Kandidat DEMA IAIN Langsa, di Auditorium Terpadu IAIN Langsa. Senin, (13/4/2026).



Penulis : Sayyida Nafisa
Langsa, Zawiyah News — Panitia Penyelenggara Pemilihan Organisasi Mahasiswa (P3OM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menggelar Debat Kandidat Calon Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Langsa periode 2026 dengan  tema “Peran Pemimpin Organisasi Mahasiswa dalam Isu Lingkungan dan Keberlanjutan Kampus," di Auditorium Terpadu IAIN Langsa,pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Senin,  (13/04/2026). 
‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor I dan III, para dekan, Kepala Subbagian Administrasi, serta ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti jalannya debat.
‎Dua pasangan kandidat yang berpartisipasi dalam debat ini adalah nomor urut 01, T. Muntasya Dimar (FEBI) dan Khairul Hakim (FUAD), serta nomor urut 02, Afsal Sabil (FUAD) dan Habil Jian Afib (FTIK).
‎Dalam sesi debat, masing-masing pasangan memaparkan visi, misi, dan program kerja unggulan. Para kandidat juga menjawab pertanyaan yang telah disiapkan panitia terkait strategi kepemimpinan, solusi menghadapi hambatan, serta gagasan program yang berdampak nyata bagi mahasiswa. Selain itu, sesi saling bertanya antar kandidat dan dialog terbuka bersama mahasiswa turut menambah dinamika jalannya debat.
‎Pasangan nomor urut 01 mengusung visi untuk menghadirkan gerakan mahasiswa yang kritis, progresif, dan berintegritas guna menciptakan kampus yang adil, demokratis, serta berpihak kepada mahasiswa. Sementara itu, pasangan nomor urut 02 berkomitmen menjadikan DEMA IAIN Langsa sebagai katalisator yang berdaya guna dalam mewujudkan dampak nyata bagi kampus dan masyarakat.
‎Ketua Panitia, Ratu Balqis, mengatakan bahwa debat ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kualitas masing-masing pasangan calon.
‎“Kegiatan ini menjadi wadah bagi para kandidat untuk menunjukkan kapasitas dan komitmennya. Kami berharap mahasiswa dapat menilai secara objektif dan menentukan pilihan dengan bijak,” ujarnya.
‎Ia juga menilai tingginya partisipasi mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan organisasi kampus. Menurutnya, semangat tersebut perlu terus dijaga agar roda organisasi mahasiswa dapat berjalan secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab.
‎Editor : Sri Rahayu
Admin

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.