Breaking News
recent

DEMA FTIK HADIRKAN BARAA MASOUD DARI PALESTINA DALAM HARMONY OF FAITH DI IAIN LANGSA

(Doc. Anggun Najela)
Penyampaian Materi oleh Narasumber Baraa Masoud Pada Acara Harmony of Faith: Kajian Ruhiyyah dan  Nasyid di Auditorium IAIN Langsa. Minggu, (10/05/2026).

Penulis : Anggun Najela

Langsa, Zawiyah News — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menggelar kegiatan Harmony of Faith: Kajian Ruhiyyah dan Nasyid dengan tema “Menguatkan Spiritualitas dan Karakter Mahasiswa Keguruan Menuju Peradaban yang Berkemajuan” di Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa,pada pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai. Minggu, (10/5/2026).

‎‎Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional asal Palestina, Baraa Masoud, serta diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat umum secara gratis.

‎‎Dekan FTIK, Prof. Dr. Sabaruddin, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai ujian kemanusiaan di dunia, seperti konflik di Palestina dan bencana alam di Indonesia, menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian, persaudaraan, dan kekuatan iman.

‎Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat dengan empati sosial dan semangat kemanusiaan. Menurutnya, kegiatan seperti Harmony of Faith menjadi ruang untuk memperkuat spiritualitas sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang peduli terhadap sesama.

‎‎“Kegiatan ini menjadi ruang untuk menguatkan hati, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

‎‎Ketua Umum DEMA FTIK, Lukmanul Hakim, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran sosial mahasiswa terhadap berbagai persoalan kemanusiaan.

‎‎“Mahasiswa IAIN Langsa, khususnya FTIK, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sosial, terutama terhadap saudara-saudara yang terdampak banjir Aceh serta kondisi yang hingga kini masih dihadapi masyarakat Gaza, Palestina. Harapannya, mahasiswa semakin meningkatkan rasa syukur dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

‎‎Dalam tausiah yang disampaikan, Baraa Masoud mengajak peserta untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dengan cara membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan penolong, pemberi syafaat, serta dapat mengangkat derajat orang-orang yang senantiasa dekat dengannya.

‎Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta berharap agar yang hadir dapat menjadi bagian dari ahlul Qur’an dan memperoleh keberkahan di dunia maupun akhirat.

‎Sebelum tausiah, Baraa Masoud melantunkan shalawat Al-Hijratul yang menambah suasana khidmat dan haru di dalam Auditorium.

‎Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan nasyid yang semakin memperkuat nuansa religius dan kebersamaan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa dan masyarakat yang mengikuti acara hingga selesai.

‎‎Melalui kegiatan ini, DEMA FTIK berharap dapat melahirkan generasi mahasiswa yang kuat secara spiritual, berakhlak baik, serta mampu berkontribusi dalam membangun peradaban yang berkemajuan dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

‎‎Editor : Sri Rahayu

Admin

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.