![]() |
| (Doc. Istimewa) Foto Bersama HMJ IAT FUAD dengan Pemateri dan Para Peserta Kegiatan Seminar di Aula SBSN IAIN Langsa. Senin, (28/09/2026). |
Penulis: Sayyida Nafisa
Langsa, Zawiyah News — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menggelar Seminar Nasional dengan mengusung tema “Ketika Dunia Berubah, Bagaimana Al-Qur’an Berbicara? Meneguhkan Relevansi Tafsir dalam Menjawab Tantangan Peradaban Global” pada pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) IAIN Langsa. Senin, (28/09/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa, khususnya mahasiswa IAT, mengenai perkembangan tafsir dalam memberikan kontribusi serta memahami dan menjawab berbagai persoalan maupun tantangan yang muncul di tengah perkembangan dan perubahan zaman.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FUAD, Dr. Mawardi, S.Pd.I., M.Si., Kepala Program Studi (Kaprodi) IAT, Wali Ramadhani, M.A., seluruh mahasiswa IAT, serta peserta delegasi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FUAD.
Ketua HMJ IAT, Machsal Mina, berpesan kepada seluruh peserta agar tidak menjadikan kegiatan tersebut hanya sebagai kegiatan yang dihadiri kemudian selesai begitu saja.
“Jadikan apa yang kita dapatkan hari ini sebagai tambahan wawasan dan motivasi untuk terus mendalami Al-Qur’an dan tafsir serta menghubungkannya dengan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.
Ketua panitia, Kelvin Ramadan, menyampaikan bahwa tantangan terbesar mahasiswa IAT dalam menjaga relevansi tafsir di tengah arus globalisasi menjadi salah satu alasan diselenggarakannya seminar tersebut.
“Tantangan terbesar mufasir muda adalah menjembatani isu modern dengan Al-Qur’an tanpa mengorbankan kaidah keilmuan klasik. Melalui penguasaan tradisi, kepekaan terhadap perkembangan zaman, dan sikap kritis terhadap arus informasi digital, mereka dapat menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an yang relevan bagi persoalan masa kini,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta melihat Al-Qur’an dan tafsir dari perspektif yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan perkembangan peradaban global.
Editor : Sri Rahayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar