![]() |
| (Doc. Fara Fauzana) Peserta mengikuti pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) ke-XVI KSR PMI Unit IAIN Langsa di Aula Barat IAIN Langsa. Senin, (26/10/2026). |
Penulis: Fara Fauzana
Langsa, Zawiyah News – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) ke-XVI. Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Relawan Muda yang Peduli, Tanggap, dan Berjiwa Kemanusiaan” dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026. Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Barat IAIN Langsa, pukul 08.00 WIB hingga selesai. Senin, (26/10/2026).
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor III IAIN Langsa, Prof. Dr. Iskandar Budiman, M.CL.; perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa, Putra Zulfirman; Pembina KSR PMI Unit IAIN Langsa, Tarmizi, S.Sos.I.; serta Komandan KSR PMI Unit IAIN Langsa, Putri Zalfa. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh panitia, peserta, para senior KSR, perwakilan organisasi mahasiswa, dan sejumlah undangan dari berbagai instansi.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Adelia Azzahra, dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Reni Fadila, sambutan Komandan KSR PMI Unit IAIN Langsa, sambutan pembina, sambutan perwakilan PMI Kota Langsa, serta arahan Wakil Rektor III. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta dan pembacaan doa oleh Hafizhia Ulhaq.
Dalam arahannya, Wakil Rektor III IAIN Langsa, Prof. Dr. Iskandar Budiman, M.CL., yang mewakili Rektor, menyampaikan bahwa Diklatsar memiliki peran penting dalam proses kaderisasi dan pembentukan relawan yang memahami nilai-nilai kepalangmerahan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan baik serta menjadi sarana bagi peserta untuk menumbuhkan kepedulian sosial, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Reni Fadila, menyampaikan bahwa Diklatsar ke-XVI diikuti oleh 20 peserta, yang terdiri atas tiga laki-laki dan 17 perempuan. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin serta memperoleh ilmu dan pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Pegadaian, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Langsa, Rumah Sakit Cut Meutia, Polres Langsa, PT Atam Mineral, Wakil Rektor III IAIN Langsa, para senior, serta pihak lainnya. Dukungan tersebut diberikan dalam berbagai bentuk, termasuk bantuan dana, barang, dan papan bunga.
Komandan KSR PMI Unit IAIN Langsa, Putri Zalfa, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pihak kampus yang telah memberikan izin atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan PMI Kota Langsa, rumah sakit, serta berbagai pihak yang turut membantu menyukseskan Diklatsar.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk keaktifan organisasi dalam mengembangkan kegiatan kemanusiaan sekaligus memperkenalkan keberadaan organisasi kepada masyarakat. Ia berharap Diklatsar dapat melahirkan relawan yang tangguh, berintegritas, dan siap mengabdi kepada sesama.
“Relawan bukan sekadar nama, tetapi panggilan jiwa untuk menolong sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina KSR PMI Unit IAIN Langsa, Tarmizi, S.Sos.I., menyoroti pentingnya dukungan anggaran dari pihak kampus terhadap kegiatan organisasi, khususnya yang bergerak di bidang kemanusiaan. Ia berharap dukungan tersebut dapat ditingkatkan agar para anggota dapat terus mengembangkan kemampuan dan menjalankan berbagai kegiatan sosial.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dari awal hingga selesai. Menurutnya, kesempatan mengikuti Diklatsar harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperoleh ilmu yang dapat diterapkan saat menjalankan tugas kemanusiaan.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Ilmu yang diperoleh dari para pemateri harus benar-benar dipahami karena akan menjadi bekal dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” pesannya kepada peserta.
Perwakilan PMI Kota Langsa, Putra Zulfirman, turut menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Diklatsar tersebut. Ia menjelaskan bahwa KSR PMI Unit IAIN Langsa memiliki hubungan kelembagaan dengan PMI Kota Langsa sehingga pembinaan dan kolaborasi antara kedua pihak perlu terus diperkuat.
Ia juga menyampaikan bahwa aspirasi mengenai dukungan anggaran bagi kegiatan KSR akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak kampus. Menurutnya, KSR memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan kemanusiaan, baik di lingkungan kampus maupun saat terjadi bencana di masyarakat.
Putra menegaskan bahwa pelatihan kemanusiaan bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu, melainkan proses pembelajaran yang harus diikuti dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan para peserta bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan akan sangat dibutuhkan ketika relawan terjun ke lokasi bencana.
“Perbaiki diri kita sendiri terlebih dahulu, baru kemudian bisa membantu orang lain,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, KSR PMI Unit IAIN Langsa diharapkan mampu membentuk generasi relawan muda yang disiplin, bertanggung jawab, tanggap terhadap situasi darurat, serta siap membantu sesama. Rangkaian Diklatsar ke-XVI dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026 dengan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar bagi para peserta.
Editor: Sri Rahayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar