Breaking News
recent

Mengulas 20 tahun reformasi dalam seminar nasional muswil PTAI-ACEH

Seminar nasional musyawarah wilayah PTAI-Aceh

ZAWIYAH NEWS | Langsa - Pemerintahan Mahasiswa kampus IAIN Langsa gelar seminar Nasional usai pembukaan Musyawarah Wilayah Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) se-Aceh, pada Senin (22/4/2018) di aula Seuramoe Teuhah kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.

Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari akademisi, Aktivis era reformasi, dan Akademisi di antaranya yaitu, Zulfikar Lidan DPR Aceh, Alkaf,M.Si sebagai Akademisi, Dr. Muzakir Samidan,MH, M.Pd rektor universitas Islam Tamiang.

Usai kegiatan seminar, para peserta muswil Dema PTAI se-Aceh, yang hadir 15 Kampus dari 23 kampus yang ada di Aceh, akan melanjutkan kegiatan Musyawarah di gedung Aula kampus setempat.

Adapun tema yang di usung dalam, kegitan seminar Nasional Muswil Dema PTAI se-Aceh yaitu, 'Refleksi 20 tahun Reformasi, dari mahasiswa untuk Indonesia'.

Rektor IAIN Langsa, Dr. Zulkarnaini,MA mengharapkan, kegitan ini menjadi solusi Mahasiswa di tengah krisis moneter, era zaman milenial, menjadikan Mahasisiwa pro aktif dalam kegiatan-kegiatan, yang membawa dampak dan pengaruh untuk bangsa dan negara.

Kemudian, orang nomor satu di kampus IAIN Langsa itu juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta kegiatan Muswil yang berdatangan dari kampus perguruan tinggi Islam yang ada di Aceh, semoga mendapat pelayanan yang baik dari tuan rumah penyelenggaraan Muswil.

"Mahasiswa di kenal dengan Agent of change dan Agent of control, mengawal kebijakan pemerintah, dengan niat karena Allah, menjalankan tugas tanpa pamrih, terkecuali Rida dari Allah SWT." Ujarnya.

Kemudian, Muhammad Jailani presiden mahasiswa IAIN Langsa, mengajak mahasiswa berperan aktif untuk era reformasi era zaman milenial menjadikan Mahasisiwa memiliki peran penting di era reformasi baru.

Sementara itu, Junaidi Presiden Mahasiswa Nasional Dema PTAI Aceh mengatakan Indonesia membutuhkan banyak solusi dari berbagai problematika yang muncul, baik dari Ibukota hingga ke provinsi Aceh.

"Aceh memiliki polemik pro kontra akan penegakan syariat Islam, Pergub Nomor 5 Tahun 2018, hingga kini telah menjadi Opini publik di bumi Aceh." Ujarnya.

Di kegiatan ini kita akan membicarakan, solusi dari problematika kebangsaan di Indonesia, sesuai dengan tema yang di usung oleh tuan rumah penyelenggaraan Muswil, 'Dari Mahasiswa untuk Indonesia'.

"Bersama dengan perwakilan Dema PTAI se-Aceh kita akan temukan solusi terbaik untuk bangsa kita." Ujar PresNas PTAI Aceh.

Kegiatan tersebut, turut di hadiri oleh Civitas Akademika IAIN Langsa, Polres Langsa, Kodim 0104 Aceh Timur, Imigrasi kelas 2 Langsa Kota, BEM se Kota Langsa, Organisasi Mahasiswa IAIN Langsa, Pemerintah Kota Langsa Di Hadiri oleh Asisten II.[I.M]
Muhammad Irfan

Muhammad Irfan

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.