![]() |
| (Doc. Hafni Dwi Syifa) Foto Mahasiswa KKN Kelompok 14 di Wisata Sungai Bawah Titi Gantung Lokop. Kamis, (21/8/2025). |
Penulis : Wirdatul Zanna Rangkuti
Aceh Timur, Zawiyah News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Kelompok 14 mempromosikan potensi wisata halal di Kabupaten Aceh Timur, dengan mengangkat destinasi Pesona Sungai Bawah Titi Gantung di Lokop, Kecamatan Serbajadi. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan keindahan alam desa sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai aset bersama. Kamis, (21/8/2025).
Sungai dengan air jernih yang mengalir di bawah jembatan gantung ini menawarkan daya tarik utama bagi wisatawan lokal. Panorama alam yang memukau serta suasana asri dengan pepohonan hijau menciptakan ketenangan yang dicari banyak orang. Mahasiswa KKN melihat potensi besar untuk mengembangkan destinasi ini sebagai wisata halal, di mana pengunjung dapat menikmati keindahan alam tanpa mengabaikan nilai-nilai Islami.
Perwakilan Mahasiswa KKN 14, Uti Yulfita, menjelaskan bahwa konsep wisata halal tidak hanya berfokus pada keindahan alam, tetapi juga pada kenyamanan pengunjung dalam menjalankan ibadah. “Disekitar lokasi bisa di bangun fasilitas sederhana seperti tempat shalat, ruang ganti yang terpisah, dan area makan yang ramah keluarga di sekitar lokasi. Dengan demikian, Sungai Bawah Titi Gantung dapat menjadi ikon wisata halal baru di Lokop,” ujarnya.
Seorang warga Lokop, Jumaini, menyampaikan apresiasinya. “Kami senang mahasiswa KKN yang turut mempromosikan tempat ini. Semoga dengan perhatian yang lebih, pemerintah desa dan masyarakat dapat bekerja sama mengembangkan Sungai Bawah Titi Gantung menjadi destinasi unggulan,” katanya.
Selain promosi langsung, mahasiswa juga aktif mendokumentasikan keindahan sungai, mempublikasikannya melalui media sosial, serta mengadakan diskusi dengan warga mengenai peluang usaha wisata halal. Ide-ide seperti pengembangan kuliner tradisional, penyewaan pelampung, dan penyediaan homestay sederhana menjadi topik utama. Masyarakat berharap promosi ini dapat menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, memberikan dampak ekonomi positif, serta melestarikan keindahan alam Lokop untuk generasi mendatang.
Editor : Uswatul Husna

Tidak ada komentar:
Posting Komentar