![]() |
| Wawancara bersama salah satu warga Desa Serba, terkait Kronologis naiknya air setinggi tiang listrik |
Penulis : Suhada Deyandi
Aceh Tamiang, Zawiyah News- Warga Desa Serba, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, perlahan mencoba berdiri kembali. Air telah surut, namun bekasnya menetap di dinding rumah, di perabot yang rusak, dan di ingatan mereka yang belum pulih sepenuhnya. Di tengah sunyi dan kepedihan itu, Dayah Darul Abrar Kota Langsa hadir membawa cahaya kemanusiaan. Pimpinan Dayah Darul Abrar, Tgk Muhammad Iksan atau yang akrab disapa Abiya Ikhsan, bersama Owner Depot Air Qhana Qui Kota Langsa, Tgk Nazaruddin, turun langsung menyalurkan bantuan pascabanjir kepada warga Desa Serba, Senin (29/12/2025).
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata menyusuri duka warga. Dalam pertemuan sederhana di depan hunian sementara, Abiya Ikhsan mendengarkan kisah malam-malam panjang saat air merangsek masuk ke rumah warga, serta hari-hari berat yang harus dilalui setelahnya.
“Bencana boleh merobohkan dinding, tetapi jangan sampai meruntuhkan harapan,” tutur Abiya Ikhsan dengan suara lirih namun sarat makna.
Kesaksian pilu juga datang dari Irol, salah seorang warga Desa Serba yang rumahnya terdampak banjir. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku bantuan dan kehadiran rombongan menjadi penguat di tengah kondisi yang serba terbatas.
“Waktu banjir datang, kami hanya bisa pasrah. Setelah air surut, kami bingung harus mulai dari mana. Kehadiran Abiya dan rombongan ini seperti penguat hati kami. Kami merasa tidak ditinggalkan,” ujar Irol.
![]() |
| Dayah Darul Abrar berdiri di sunyi pasca banjir, menjaga harap yang nyaris padam. |
Sementara itu, Tgk Nazaruddin menegaskan bahwa kepedulian sosial adalah panggilan nurani yang tidak boleh padam, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi paling rapuh. Menurutnya, sinergi antara tokoh agama dan pelaku usaha adalah bentuk tanggung jawab moral untuk menguatkan sesama.
Warga Desa Serba menyambut uluran tangan tersebut dengan rasa haru. Bantuan yang diterima mungkin tak menghapus seluruh luka, namun cukup untuk menyalakan kembali semangat bertahan dan bangkit.
Di Desa Serba, luka banjir belum sepenuhnya sembuh. Namun pada 29 Desember 2025, Dayah Darul Abrar hadir bukan hanya membawa bantuan, melainkan juga harapan bahwa di tengah gelapnya cobaan, kepedulian selalu menemukan jalannya.
Rilis
Editor : Redaksi
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar