![]() |
| (Doc. Istimewa) Foto bersama anak-anak SD Alur Tani dengan senyuman bahagia memegang bingkisan jajan. Alur Tani 2, Rabu,(07/01/2026). |
Penulis: Tim
Aceh Tamiang, Zawiyah News-Pasca banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Yayasan Rumah Kami Peduli (RKP) bersinergi dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Langsa serta Komunitas Kejar Mimpi menggelar program Trauma Healing dan Sekolah Darurat bagi anak-anak terdampak bencana. Minggu, (11/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak 5-9 Januari 2026, ini dipusatkan di SD Negeri Bandar Khalifah, SD Negeri Alur Tani, serta TPA Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu. Program tersebut dirancang tidak hanya untuk membantu pemulihan fisik, tetapi juga memulihkan kondisi psikologis dan spiritual anak-anak pascabencana.
Dalam program ini, para relawan menghadirkan berbagai aktivitas menarik untuk mengalihkan trauma anak-anak menjadi kegembiraan. Beberapa agenda utama meliputi:
-Pendampingan Psikososial: Sesi trauma healing untuk mengembalikan rasa aman.
-Permainan Kreatif:
Mengajak anak-anak berinteraksi dan melupakan suasana pascabencana.
-Pembinaan Spiritual: Melanjutkan aktivitas mengaji di TPA untuk memperkuat mental dan moral.
-Distribusi Alat Tulis:
Pemberian paket sekolah agar semangat belajar mereka tidak padam.
![]() |
| (Doc. Istimewa) Anak-anak SD Negeri Bandar Khalifah sangat gembira dengan hasil lukisanny. Selasa (06/01/2026). |
Selain fokus pada pemulihan anak-anak, Yayasan RKP juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga sekitar. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan sandang seperti selimut dan kelambu, logistik pangan berupa beras, sarden, mi instan, serta air bersih, hingga kebutuhan kesehatan dan sanitasi seperti obat-obatan dan popok bayi.
Direktur Yayasan RKP Langsa, Aqsha Ansari, menegaskan bahwa pendampingan terhadap anak-anak korban banjir tidak berhenti pada kegiatan ini saja.
“Anak-anak adalah kelompok paling rentan saat bencana. Kami ingin memastikan mereka kembali berani bermimpi. Insyaallah, kami akan melanjutkan program ini melalui program Pesantren Kilat pada bulan suci Ramadhan mendatang sebagai penguatan karakter dan spiritual,” ujar Aqsha.
Kegiatan kemanusiaan ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Yayasan Rumah Kami Peduli (RKP), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Langsa, KAMMI Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, KAMMI Komisariat Universitas Samudra (UNSAM), serta Komunitas Kejar Mimpi. Dukungan juga datang dari pihak sekolah dan masyarakat setempat yang menyambut positif kehadiran para relawan.
![]() |
| (Doc. Istimewa) Foto bersama para relawan di Posko Hangat. Bandar Khalifah, Kamis (08/01/2026). |
Bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi dalam program lanjutan Pesantren Kilat, Yayasan RKP masih membuka kesempatan donasi melalui penyaluran infaq dan sedekah terbaik.
Editor: Uswatul Husna
(Rilis)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar