![]() |
| (Doc. Istimewa) |
Penulis : Fara Fauzana
Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, salah satunya dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Selain sebagai bulan penuh berkah, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an (Syahrul Qur’an), sehingga aktivitas tilawah memiliki nilai keutamaan yang lebih besar dibanding bulan lainnya.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman bahwa :
" Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta pembeda antara yang hak dan batil" (QS. Al-Baqarah: 185).
Hal ini menjadi dasar kuat bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri dengan Al-Qur’an selama bulan suci ini.
Rasulullah SAW telah memberikan teladan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa beliau rutin bertadarus bersama Malaikat Jibril setiap malam. Tradisi ini kemudian diikuti oleh para sahabat dan ulama, bahkan sebagian di antaranya mampu mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu singkat, khususnya pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Hingga kini, kebiasaan tersebut terus dilestarikan oleh umat Islam melalui kegiatan tadarus, baik secara individu maupun berjamaah di masjid. Banyak di antaranya yang menetapkan target membaca Al-Qur’an, seperti program one day one juz, guna mengkhatamkan 30 juz selama satu bulan penuh.
Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan tidak hanya memberikan pahala yang berlipat ganda, tetapi juga membawa berbagai keutamaan lainnya. Setiap huruf yang dibaca akan dibalas dengan sepuluh kebaikan atau lebih. Selain itu, Al-Qur’an juga akan menjadi pemberi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.
Tidak hanya dari sisi pahala, membaca Al-Qur’an juga memberikan ketenangan batin, rahmat Allah SWT, serta dinaungi oleh para malaikat. Bahkan, aktivitas ini menjadi salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT dan dapat membantu seorang muslim terhindar dari sifat dengki serta penyakit hati lainnya.
Lebih dari itu, interaksi dengan Al-Qur’an selama Ramadhan juga memberikan manfaat spiritual yang mendalam. Melalui tadabbur atau pemahaman makna, seseorang dapat melakukan refleksi diri, memperbaiki perilaku, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Di sisi lain, kegiatan tadarus secara berjamaah di masjid juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Kebersamaan dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an mampu meningkatkan semangat ibadah serta membangun rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Dengan demikian, bulan Ramadhan menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Tidak hanya mengejar target khatam, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.Melalui momentum ini, diharapkan setiap muslim dapat memaksimalkan ibadah dan tidak menyia-nyiakan keberkahan Ramadhan yang hanya datang sekali dalam setahun.
Referensi:
https://share.google/MRCb8ZALnmraWoMzW
https://lampung.nu.or.id/amp/syiar/bulan-ramadhan-ini-keutamaan-memperbanyak-membaca-al-quran-FEk01
https://lazismudiy.or.id/hikmah-memperbanyak-membaca-al-quran-di-ramadhan/
Editor: Redaksi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar