Mahasiswa KKN Kelompok 23 berfoto bersama di depan Bengkel Lidi usai memasang spanduk sebagai upaya mendukung promosi usaha pengolahan lidi milik masyarakat Desa Rantau Pakam. Senin, (18/8/2026).
Penulis : Raudhiah & Indah Safitri
Aceh Tamiang, Zawiyah News — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 turut memberikan dukungan kepada pelaku usaha, Jeni Pranata, berupa spanduk dengan tema “Bengkel Lidi – Mengolah Lidi Menjadi Karya Bernilai” di Desa Rantau Pakam. Senin, (18/8/2026).
Berdasarkan hasil wawancara, Bapak Jeni Pranata mengelola kegiatan tersebut secara mandiri. Bahan lidi diperoleh dari orang-orang yang menjual lidi yang telah dibersihkan. Lidi tersebut kemudian dibawa ke Bengkel Lidi untuk dikumpulkan dan selanjutnya dibawa ke Medan untuk dijual dan dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan sapu lidi. Dalam wawancara, Bapak Jeni juga menjelaskan bahwa bahan yang digunakan berasal dari beberapa sumber, termasuk sawit dan kelapa. Ia menjelaskan bahwa lidi sawit memiliki karakter yang lebih keras dibandingkan lidi kelapa.
Hasil yang dikumpulkan dari kegiatan tersebut telah memiliki penampung. Bapak Jeni menjelaskan bahwa penampung hasilnya berada di Medan. Jika sebelumnya hasil tersebut dibawa sendiri, saat ini sudah ada pihak yang menjemputnya sehingga lebih memudahkan proses penyaluran. Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil dari kegiatan pengolahan lidi di Desa Rantau Pakam telah memiliki jalur penyaluran hingga ke luar daerah.
Untuk saat ini, kegiatan tersebut masih berada pada pemasaran lokal dan belum melakukan ekspor ke luar negeri. Bapak Jeni menyampaikan bahwa untuk melakukan ekspor diperlukan dana dan jaringan yang memadai. Karena itu, kegiatan tersebut masih berfokus pada pasar lokal.
Melalui pembuatan dan pemasangan spanduk, mahasiswa KKN Kelompok 23 berupaya membantu memperkenalkan usaha pengolahan lidi milik Bapak Jeni Pranata kepada masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui keberadaan usaha yang berada di Desa Rantau Pakam serta mengenal pemanfaatan lidi sebagai salah satu bahan yang dapat dikembangkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat di desa.
Editor : Sayyida Nafisa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar