Foto Bersama Mahasiswa KKN IAIN Langsa Kelompok 12 dengan Kedua Mempelai dalam Pesta Pernikahan Rangkaian Adat Melayu di Dusun Alur Buging, Desa Rantau Pakam. Sabtu, (8/8/2026).
Penulis: Fanisya
Aceh Tamiang, Zawiyah News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Kelompok 12 turut hadir dalam pesta pernikahan salah satu warga yang menggunakan rangkaian adat Melayu di Dusun Alur Buging, Desa Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Sabtu, (8/8/2026).
Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan sebagai bagian dari adat Melayu. Setelah penyambutan, acara dilanjutkan dengan berbalas pantun antara pihak yang terlibat dalam prosesi. Pantun-pantun yang disampaikan turut menciptakan suasana meriah dan menjadi bagian dari tradisi yang masih dipertahankan dalam pelaksanaan acara pernikahan di masyarakat.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tepung tawar yang menjadi salah satu bagian dari rangkaian adat Melayu. Prosesi tersebut dilakukan sebagai bentuk doa dan ungkapan kebahagiaan bagi kedua mempelai. Setelah rangkaian adat selesai, kedua mempelai kemudian melanjutkan acara hingga bersanding di pelaminan bersama keluarga dan menerima ucapan selamat dari para tamu yang hadir.
Sebelum pesta pernikahan berlangsung, Mahasiswa KKN Kelompok 12 juga turut membantu kegiatan rewang bersama masyarakat pada hari Jumat. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang sore tersebut melibatkan ibu-ibu, bapak-bapak, serta warga setempat lainnya. Mahasiswa KKN turut membantu mempersiapkan berbagai kebutuhan acara, mulai dari menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga mempersiapkan hidangan untuk pesta pernikahan.
Pada hari pelaksanaan pesta, Mahasiswa KKN Kelompok 12 kembali hadir dan berbaur bersama keluarga serta masyarakat. Kehadiran mahasiswa menjadi kesempatan untuk ikut merasakan kebahagiaan bersama warga sekaligus mengenal lebih dekat tradisi pernikahan dengan adat Melayu yang masih dijalankan di Dusun Alur Buging.
Keterlibatan Mahasiswa KKN Kelompok 12 dalam rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengalaman bermasyarakat selama menjalankan pengabdian di Desa Rantau Pakam. Mulai dari kegiatan rewang hingga menghadiri pesta pernikahan, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan ikut membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga setempat.
Rangkaian pesta pernikahan dengan adat Melayu tersebut menjadi salah satu bentuk keberagaman budaya yang masih dijaga oleh masyarakat Rantau Pakam. Bagi Mahasiswa KKN IAIN Langsa Kelompok 12, kehadiran dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kebersamaan bersama masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal dan menghargai tradisi yang hidup di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN.
Editor: Sayyida Nafisa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar