penulis: ayu ari sapitri
Langkat, Zawiyah News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melaksanakan salah satu program kerja berupa pengenalan dan observasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik ubi di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan dengan mewawancarai langsung pelaku usaha, Ibu Yuni, selaku pemilik usaha keripik ubi, pada Minggu (26/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menggali informasi mengenai proses produksi hingga pemasaran keripik ubi. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa keripik ubi yang diproduksi Ibu Yuni tidak menggunakan campuran bahan apa pun. Kunci utama untuk menghasilkan keripik yang renyah dan lezat terletak pada penggunaan minyak yang benar-benar panas saat proses penggorengan.
Ibu Yuni menjelaskan bahwa kualitas produknya selalu dijaga agar tetap renyah dan enak. “Keripik yang saya buat ini tidak menggunakan campuran bahan apa pun, hanya ubi asli. Rahasianya ada pada minyak yang harus benar-benar panas agar hasilnya renyah dan enak,” ungkapnya.
Produk keripik ubi tersebut tidak hanya dipasarkan di lingkungan sekitar, tetapi juga telah menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke luar kota, bahkan ke luar negeri seperti Malaysia dan Mekkah. Hal ini menunjukkan bahwa usaha keripik ubi milik Ibu Yuni memiliki potensi dan kualitas untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam hal pemasaran, penjualan keripik ubi lebih banyak dilakukan secara daring melalui media sosial seperti Facebook dan WhatsApp. Strategi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jangkauan konsumen. “Alhamdulillah, penjualan sekarang lebih banyak dari online. Pembeli tidak hanya dari dalam kota, tetapi juga sudah sampai ke luar kota, bahkan ke luar negeri seperti Malaysia dan Mekkah,” tambah Ibu Yuni.
Ketua KKN Kelompok 7 IAIN Langsa, Adhitya Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan sekaligus mengenalkan potensi UMKM lokal kepada masyarakat luas. “Kami melihat bahwa usaha keripik ubi milik Ibu Yuni memiliki potensi yang sangat baik untuk terus berkembang. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mempromosikan UMKM lokal agar semakin dikenal, baik di dalam maupun luar daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adhitya Pratama menambahkan bahwa mahasiswa KKN berharap UMKM seperti usaha milik Ibu Yuni dapat terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi digital. “Di era sekarang, pemasaran online menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan penjualan. Kami berharap usaha ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya,” tambahnya.
Di akhir wawancara, Ibu Yuni menyampaikan harapannya agar usaha yang dijalankannya dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat. “Saya berharap usaha ini bisa terus maju dan dikenal lebih banyak orang. Terima kasih juga kepada adik-adik KKN yang sudah membantu mempromosikan usaha saya,” tutupnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 7 berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mendukung produk lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan UMKM di lingkungan sekitar.
Editor: Eny Pratiwi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar