![]() |
| (Doc. Nazrathul munira) Mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa foto bersama para kader dan warga usai pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Alur Cantik, Selasa (11/08/2026). |
Penulis: Herli Nisa
Kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada pelayanan di fasilitas kesehatan. Di tingkat desa, perhatian terhadap kesehatan justru sering dimulai dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin. Salah satunya melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), yang menjadi tempat masyarakat mendapatkan pemantauan kesehatan sekaligus informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Posyandu di Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, yang turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa pada Selasa (11/08/ 2026), pukul 09.00–12.00 WIB.
Kegiatan Posyandu tidak hanya berkaitan dengan penimbangan balita. Lebih dari itu, Posyandu menjadi salah satu wadah penting dalam memantau tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesadaran keluarga terhadap kesehatan. Dalam kegiatan di Desa Alur Cantik, balita mendapatkan pemeriksaan berat dan tinggi badan serta pemantauan kondisi pertumbuhan. Kegiatan tersebut membantu orang tua mengetahui perkembangan anak secara berkala sehingga apabila terdapat kondisi yang perlu diperhatikan, dapat segera dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.
Perhatian terhadap kesehatan juga diberikan kepada masyarakat lanjut usia. Melalui Posyandu Lansia, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta pemantauan kondisi kesehatan secara umum. Kehadiran layanan tersebut menunjukkan bahwa Posyandu memiliki peran yang luas, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga menjadi ruang pemantauan kesehatan bagi kelompok usia lanjut.
Keterlibatan mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu. Mahasiswa membantu kader dalam mendampingi warga selama kegiatan berlangsung sekaligus turut memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Pendampingan tersebut terutama diarahkan kepada orang tua agar lebih memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemantauan secara rutin menjadi hal penting karena kondisi kesehatan anak dapat berubah seiring waktu. Selain itu, keluarga juga perlu memberikan perhatian terhadap kesehatan anggota keluarga yang telah lanjut usia melalui pemeriksaan secara berkala.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam kegiatan Posyandu juga menjadi kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai kondisi masyarakat. Apa yang dipelajari di lingkungan kampus tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat diterapkan melalui interaksi dan kerja sama dengan kader serta warga. Dari proses tersebut, mahasiswa belajar bahwa menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan kepedulian, komunikasi, dan kerja sama dari berbagai pihak.
![]() |
| (Doc. Nazrathul munira) Mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa turut mendampingi kegiatan Posyandu Lansia di Desa Alur Cantik, Selasa (11/08/2026). |
Pelaksanaan Posyandu di Desa Alur Cantik menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat dapat berjalan lebih baik ketika terdapat kolaborasi antara kader Posyandu, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan warga. Kader memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga lebih memahami kondisi dan kebutuhan warga. Sementara itu, tenaga kesehatan memberikan pendampingan sesuai dengan kompetensinya.
Di sisi lain, mahasiswa KKN dapat membantu pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi penghubung dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa juga dapat menambah semangat dan keterlibatan warga dalam mengikuti kegiatan Posyandu.
Kolaborasi tersebut menjadi penting karena kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan. Orang tua, keluarga, kader, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat secara bersama-sama memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan.
Meski kehadiran mahasiswa memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN, kegiatan pendampingan kesehatan tetap perlu berjalan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir. Posyandu membutuhkan keterlibatan kader dan masyarakat secara berkelanjutan agar pemantauan kesehatan anak maupun lansia dapat terus dilakukan.
Karena itu, pengalaman dan edukasi yang diberikan selama kegiatan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. Dengan dukungan kader, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat, kegiatan Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas bulanan, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Kegiatan Posyandu di Desa Alur Cantik menjadi contoh bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Melalui kerja sama antara mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat, pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara lebih aktif dan menyeluruh.
Pada akhirnya, kesehatan masyarakat tidak dibangun dalam satu kegiatan saja. Ia membutuhkan perhatian dan kepedulian yang dilakukan secara terus-menerus. Kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi bagian dari proses tersebut, sementara keberlanjutannya berada di tangan masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan kegiatan kesehatan di Desa Alur Cantik.
Editor: Ade Nurhmahdiyyah


Tidak ada komentar:
Posting Komentar