Breaking News
recent

SEMANGAT BELAJAR SISWA SD KAMPUNG MESJID TUMBUH BERSAMA MAHASISWA KKN KELOMPOK 1

(Doc. Nazrathul Munira)
Mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa foto bersama para siswa dan dewan guru usai pelaksanaan kegiatan mengajar di SD Negeri Kampung Mesjid, Desa Tanjung Lipat 1, Rabu (12/8/2026).

 

Penulis: Nazrathul Munira

Pendidikan tidak hanya berlangsung melalui proses pembelajaran di dalam ruang kelas. Interaksi, pengalaman, dan perhatian yang diberikan kepada peserta didik juga menjadi bagian penting dalam membangun semangat belajar anak. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan belajar dan mengajar bersama yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa bersama siswa SD Kampung Mesjid, Desa Tanjung Lipat 1, pada Rabu (12/08/2026), pukul 09.00–12.20 WIB.

Kegiatan belajar bersama tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan suasana belajar yang berbeda bagi para siswa. Mahasiswa mendampingi siswa dalam memahami materi pelajaran, membantu ketika mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas, serta memberikan penjelasan dengan cara yang lebih sederhana agar materi dapat dipahami dengan baik.

Setiap anak memiliki kemampuan dan cara belajar yang berbeda. Ada siswa yang dapat memahami materi dengan cepat, sementara sebagian lainnya membutuhkan penjelasan dan pendampingan lebih lanjut. Perbedaan tersebut menjadi bagian dari proses belajar yang perlu dipahami agar setiap anak tetap mendapatkan kesempatan untuk berkembang.

(Doc. Nazrathul munira)
Mahasiswa KKN Kelompok 1 desa alur cantik IAIN Langsa foto saat mengajar para siswa, Rabu (12/8/2026).

Melalui kegiatan belajar bersama, mahasiswa KKN berusaha menciptakan suasana yang membuat siswa lebih nyaman dalam mengikuti pembelajaran. Ketika siswa mengalami kesulitan, mahasiswa dapat membantu menjelaskan kembali materi dengan bahasa yang lebih mudah dipahami. Pendampingan seperti ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya ketika ada hal yang belum mereka mengerti.

Lebih dari sekadar membantu menyelesaikan tugas, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali semangat belajar anak-anak. Perhatian dan pendampingan yang diberikan dapat membuat siswa merasa lebih percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran.

Belajar bersama juga tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap materi pelajaran. Interaksi antara mahasiswa dan siswa dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk melatih keberanian dalam berkomunikasi dan menyampaikan apa yang mereka pikirkan.

Kepercayaan diri tidak selalu tumbuh dalam waktu singkat. Anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa nyaman untuk bertanya, mencoba, dan tidak takut melakukan kesalahan. Dalam proses tersebut, dukungan sederhana seperti memberikan semangat dan apresiasi dapat membantu anak lebih berani mengikuti pembelajaran.

Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan belajar juga memberikan pengalaman baru bagi siswa. Mereka tidak hanya bertemu dengan guru dalam proses pembelajaran, tetapi juga mendapatkan kesempatan belajar bersama mahasiswa yang hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Keberhasilan pendidikan tidak semata-mata dilihat dari nilai yang diperoleh siswa. Di balik proses belajar, terdapat berbagai kemampuan lain yang perlu dikembangkan, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, kerja sama, dan rasa ingin tahu.

Kegiatan belajar bersama di SD Kampung Mesjid menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai tersebut. Ketika siswa berusaha menyelesaikan tugas, memperhatikan penjelasan, bertanya saat mengalami kesulitan, dan berinteraksi selama pembelajaran, mereka sebenarnya sedang belajar membangun kebiasaan yang dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, pendidikan tidak hanya tentang menyelesaikan materi pelajaran. Pengalaman belajar yang menyenangkan juga dapat membantu anak melihat bahwa belajar merupakan proses yang penting sekaligus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa, kegiatan mengajar di SD Kampung Mesjid bukan hanya bagian dari pelaksanaan program pengabdian. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak dan memahami kondisi pembelajaran di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar bahwa mendampingi anak dalam proses pendidikan membutuhkan kesabaran, perhatian, dan kemampuan menyesuaikan cara penyampaian dengan kondisi siswa. Setiap anak memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda sehingga pendekatan yang digunakan juga tidak selalu sama.

Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bagi mahasiswa bahwa pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan pengetahuan, tetapi juga tentang memberikan motivasi dan menciptakan suasana yang membuat anak merasa dihargai serta didukung untuk terus belajar.

Kehadiran mahasiswa KKN di sekolah memiliki batas waktu. Karena itu, semangat belajar yang tumbuh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya. Dukungan dari guru, orang tua, dan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kebiasaan belajar anak.

Hal-hal sederhana seperti mendampingi anak mengerjakan tugas, membiasakan membaca, memberikan motivasi, dan memberikan ruang bagi anak untuk bertanya dapat membantu menjaga semangat belajar mereka. Dengan dukungan lingkungan yang positif, pengalaman yang diberikan selama kegiatan KKN dapat menjadi salah satu bagian dari proses tumbuhnya motivasi belajar anak.

Kegiatan belajar dan mengajar bersama di SD Kampung Mesjid, Desa Tanjung Lipat 1, menunjukkan bahwa pengabdian di bidang pendidikan tidak selalu harus dilakukan melalui program yang besar. Pendampingan sederhana, berbagi pengetahuan, dan memberikan perhatian kepada siswa dapat menjadi langkah kecil yang memiliki arti bagi perkembangan anak.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 1 IAIN Langsa, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk belajar sekaligus berbagi. Sementara bagi siswa, kehadiran mahasiswa memberikan warna baru dalam proses pembelajaran dan kesempatan untuk memperoleh pengalaman belajar bersama.

Pada akhirnya, semangat belajar dapat tumbuh dari hal-hal sederhana. Dari seorang anak yang berani bertanya, dari tugas yang berhasil diselesaikan, dan dari seseorang yang bersedia mendampingi mereka ketika mengalami kesulitan. Karena pendidikan bukan hanya tentang seberapa banyak materi yang dipelajari, tetapi juga tentang bagaimana anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, ingin tahu, dan terus memiliki semangat untuk belajar.

Editor: Ade Nurhmahdiyyah 

Admin

Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.