Penulis: Asti Ardita Sitepu
Langsa, Zawiyah News – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pada hari terakhir pelaksanaannya. Penutupan berlangsung di Gedung Auditorium IAIN Langsa, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Kamis, (03/09/2026).
Selama tiga hari, mahasiswa baru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan sebagai bagian dari pengenalan lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan di IAIN Langsa. Beragam kegiatan yang disiapkan panitia membuat mahasiswa baru mengikuti setiap rangkaian dengan semangat dan antusiasme sejak hari pertama hingga hari terakhir.
Selain mendapatkan pengenalan mengenai lingkungan akademik, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di IAIN Langsa melalui sejumlah penampilan. Organisasi tersebut meliputi Senat Mahasiswa Institut (SEMA I), Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA I), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Rampoe, Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka, UKK Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI), UKK Resimen Mahasiswa (MENWA), UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK), UKM Karate IAIN Langsa, Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo, UKM Zawiyah English Club (ZEC), Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Zawiyah News (ZN), UKM Cot Kala Pecinta Alam (Macopala), serta UKM Sanggar Seni Putroe Nurul A’la.
Bagi panitia, PBAK 2026 tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dan kekompakan antarpanitia. Perbedaan fakultas dan latar belakang tidak menjadi penghalang bagi panitia untuk bekerja sama selama kegiatan berlangsung.
“Kekeluargaan yang dibangun oleh panitia sendiri membuat kami yang sebelumnya belum saling mengenal menjadi semakin dekat dan kompak, meskipun dalam satu divisi kami berasal dari fakultas yang berbeda,” ujar Bembi Harmana Sitepu, Ketua Panitia PBAK 2026.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi sejumlah kendala, terutama persoalan teknis dan miskomunikasi antarpanitia. Namun, berbagai kendala tersebut dapat diselesaikan secara bersama-sama tanpa menyalahkan pihak tertentu.
Hal tersebut juga terlihat dalam evaluasi terakhir PBAK 2026 yang niberlangsung dalam suasana penuh apresiasi dan rasa terima kasih. Evaluasi tidak dilakukan dalam suasana tegang maupun menyudutkan pihak tertentu, melainkan menjadi kesempatan untuk mengapresiasi seluruh kerja keras dan dedikasi panitia selama kegiatan berlangsung.
Antusiasme mahasiswa baru selama tiga hari pelaksanaan menjadi salah satu kesan yang paling membekas bagi panitia. Berbagai emosi turut mewarnai kegiatan, mulai dari haru dan tangis hingga tawa bahagia yang dirasakan oleh mahasiswa baru maupun panitia.
“Alhamdulillah, saya melihat mereka cukup antusias mengikuti PBAK dari awal hingga akhir. Haru, tangis, dan tawa bahagia semuanya terpancar, baik dari mahasiswa baru maupun panitia. Walaupun hanya berlangsung selama tiga hari, PBAK ini akan menjadi momen yang mungkin hanya sekali mereka rasakan dalam hidup,” tuturnya.
Menutup rangkaian PBAK 2026, panitia berpesan kepada mahasiswa baru untuk tetap semangat menjalani kehidupan perkuliahan, mengenali lingkungan kampus, serta terus memiliki rasa ingin tahu terhadap berbagai hal baru. Mahasiswa baru juga diharapkan dapat bergabung dalam organisasi sebagai wadah untuk membangun relasi, mengembangkan potensi diri, dan belajar memahami arti kekeluargaan.
“Terus semangat, kenali dunia kampus, teruslah penasaran terhadap hal-hal baru, dan bergabunglah dengan organisasi. Dalam organisasi, kita dapat memahami arti keluarga tanpa ikatan darah,” tutupnya.
Editor: Sri Rahayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar