Breaking News
recent

BEM UI Tolak Peraturan Mahasisiwa Oleh Menristek, PEMA IAIN Langsa Juga Tolak POK Dirjen Pendis

Muhammad Jailany Presiden Mahasiswa IAIN Langsa.
Zawiyahnews | Langsa - Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), Zadit Taqwa menjadi viral di media nasional pasca acungkan kartu kuning untuk Presiden RI Joko Widodo pada Dies Natalis ke- 68 Universitas Indonesia (UI) di Balairung, Depok, beberapa waktu yang lalu, hal itu juga mendapat dukungan penuh dari Presma IAIN Langsa Muhammad Jailany.

Sebagaimana yang di beritakan oleh media Massa, ada tiga isu penting yang disebutkan oleh Zadit Taqwa di antaranya yaitu, Gizi buruk di asmat, penghidupan kembali dwifungsi POLRI/TNI dan yang menarik tentang peraturan baru organisasi kemahasiswaan oleh Menristek dikti. Kamis (8/2/18).

Presiden Mahasiswa IAIN Langsa Muhammad Jailany kepada media zawiyahnews.com mengatakan kalau keterkaitan pedoman baru organisasi kemahasiswaan di lingkungan Menristek dikti yang "ditolak" oleh BEM UI. Sama halnya seperti Pedoman organisasi kemahasiswaan di tingkat Perguruan Tinggi Agama Islam yang di keluarkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam No.4961 tahun 2016.

"kita menolak itu karena bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) IAIN Langsa serta menyempitkan ruang gerak untuk organisasi mahasiswa (Ormawa).” Sampainya.

Kemudian lanjut Jailany, sebelumnya ini sudah menjadi kajian internal Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) IAIN Langsa dan Insyaallah bersamaan dengan penolakan ini kita akan sampaikan sebagai rekomendasi dari Aceh dalam Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM–SI) yang akan digelar di Universitas Riau pada 18 Februari Mendatang.

Jailany juga berharap semoga konsolidasi di Riau mendapatkan hasil yang maksimal “harapan kita rekomendasi yang kita bawa dari Aceh semoga mendapatkan hasil yang baik dan disambut baik oleh kawan kawan mahasiswa seluruh Indonesia nanti”. Tutupnya.[Adek].
admin

admin

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.